Rio Febrian, Peraih Medali Perunggu Kompetisi Olimpiade Sains 2017

Pada hari Minggu, 22 Januari 2017, saya bersama teman saya mengikuti lomba Olimpiade SMA se-Sumbagur. Saya mengikuti bidang Komputer atau TIK, sedangkan teman saya mengikuti bidang Geografi. Kami menempuh perjalan selama setengah jam dari rumah saya. Sesampainya di sana, kami berdua melakukan registrasi ulang. Setelah itu, kami menuju ke Aula Bakti Diklat Sumut untuk mengikuti acara pembuka.

Acara pembuka diisi dengan berbagai acara yang spektakuler. Acara dimulai dengan kata sambutan dari direktur pelaksana lomba dan ketua panitia lomba. Setelah itu, acara diisi dengan acara hiburan berupa tarian yang indah. Tarian tersebut merupakan tarian tradisional yang sungguh mencerminkan budaya Indonesia. Acara pembuka ditutup dengan yel-yel penyemangat, “Medali emas… bisa!”

Waktu telah menunjukkan pukul 11.00 WIB. Lembar jawaban pun telah dibagi kepada peserta. Tak lama kemudian, soal pun dibagi kepada kami. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal adalah 150 menit. Saya pun mulai membuka halaman pertama lembaran soal. Soal-soal yang terdapat di halaman awal masih cukup mudah karena masih berkaitan dengan mata pelajaran yang saya ungguli, yaitu Matematika. Tetapi, ketika sampai pada pertengahan soal, kening saya mulai berkerut karena dilanda oleh soal-soal programming yang cukup membuat saya kebingungan. Namun, dengan persiapan dan perjuangan yang saya persiapkan, saya yakin bisa menempuhnya.

Waktu pengerjaan soal telah berakhir. Kami pun diberi makan siang oleh panitia. Pengumuman lomba akan diumumkan pukul 17.00 WIB. Waktu pengumuman pun telah tiba, pengumuman pertama adalah pengumuman guru. Setelah itu, disambut dengan kata pengantar Direktur Panitia Lomba (POSI). Kemudian, dilanjutkan dengan pengumuman murid. Hasilnya WOW! Memuaskan. Saya mendapatkan perunggu ke-6 (juara 10). Saya tidak menyangka akan memenangkan Olimpiade tingkat SMA. Begitulah perjuangan kami berdua.