Sosialisasi Daur Ulang: “Memanfaatkan Kaos Kaki dan Plastik Bekas”

  • OSIS

Daur ulang merupakan proses pengumpulan bahan bekas yang biasanya dianggap sebagai sampah dan mengubah daya gunanya menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali. Barang yang sering digunakan sebagai bahan daur ulang adalah plastik, kaca, kertas, baterai, aluminium, botol, kaos kaki, dan sebagainya. Manfaat daur ulang adalah menghemat energi, mengurangi polusi, menghemat SDA, mendapatkan manfaat ekonomis, dan yang paling penting menghemat ruang.

Pada hari Sabtu, 26 September 2015, siswa/i SMP Wiyata Dharma Medan mengadakan sosialisasi daur ulang yang diselenggarakan oleh divisi keterampilan OSIS. Kegiatan ini dilaksanakan pukul 08.10 – 12.40 WIB di Aula Perguruan Wiyata Dharma Medan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar siswa dapat mengetahui bahwa barang yang dianggap tidak dapat digunakan lagi ternyata dapat dimanfaatkan/didaur ulang menjadi barang yang lebih berguna.

Pemanfaatan botol bekas sebagai bahan daur ulang

Salah satu contoh yang dilaksanakan dan diajarkan adalah mendaur ulang kaos kaki bekas menjadi boneka tangan. Kegiatan daur ulang kaos kaki dilaksanakan untuk siswa/i kelas 7. Alat dan bahan yang diperlukan antara lain kaos kaki bekas, jarum, benang, wol, dan gunting. Sedangkan, untuk siswa/i kelas 8 dan 9, diajarkan daur ulang botol bekas menjadi vas bunga plastik. Alat dan bahan yang diperlukan antara lain botol plastik bekas dan gunting.

Dengan adanya kegiatan ini, anggota OSIS berharap agar siswa/i SMP Wiyata Dharma Medan dapat membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang lebih berguna, dan melakukan inovasi-inovasi produk melalui kreativitas pribadi masing-masing. Hal ini merupakan bentuk sebuah tanggung jawab generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.

Ivo Arfiani Turnip
Tentang Penulis
IVO ARFIANI TURNIP
Siswa SMP Wiyata Dharma Medan
Kelas 9 Mangga T.P. 2015/2016